Dikisahkan dalam sebuah riwayat, bahwa seorg laki2 datang menghadap para sahabat rosulullah s.a.w, seraya mengadukan kepad mereka tentang ikhwal isterinya, maka setiap orang (dari para sahabat tersebut) yg menerima pengaduanya, masing2 menjawab dgn apa yg pernah di dengar dari rosulullah s.a.w, kemudian mereka (para sahabat mengutus untuk menyampaikan apa yg pernah di dengar dari nabi tersebut, dgn di sertai oleh khudzaifah bin yaman kepada istri orang tersebut.Maka abu bakar ash-shiddiq r.a. lalu berkata: " Aku pernah mendengar rosulullah bersabda:"Sekiranya saja aku perintah seseorang, agar mau bersujud kepada orang lain,sungguh niscaya aku perintahkan seorang perempuan agar ia mau sujud kepada suminya".Umar r.a. juga berkata, aku pernah mendengar nabi bersabda:AYYUMAAM ROATIN ROFA'AT SHOUTAHAA FAUQO SHOUTI ZAUJIHAA LA'ANAHAA KULLA SYAIN THOLA'AT 'ALAIHISY SYAMSU ILLAA ANTATUUBA WATARJI'A"wanita siapapu (tanpa pandang bulu) yg bersuara keras di atas (kelantangan) suara suaminya (sewaktu menghadapnya), niscaya ia di laknat oleh segala jenis makhluq yg terkena terik matahari (hidup di muka bumi),kecuali apa bila ia bertaubat & kembali (kejalan yg benar)".Utsman bin affan r.a juga berkata, aku pernah mendengar rosulullah s.a.w bersabda :LAUW ANNA IMROATAN MALAKATID DUNYA KULLAHAA WA ANFAQOTHAA 'ALAA ZAUWJIHA TSUMMA MANNAT BIDZAALIKA 'ALAIHI ILLAA AHBATHOLLAHU 'AMALAHAA WAKHASYAROHAA MA'A FIR'AUN."Seandainya seorang perempuan itu memiliki dunya (harta benda) dengan segala macamnya, dan ia menafkahkan (menyerahkan) pada suaminya, kemudian ia mengolok2 suaminya dgn pemberianya itu, niscaya allah melebur amal baiknya dan menggiringnya (kelak di yaumil makhsyar) untuk di kumpulkan bersama fir'aun".Ali bin Abi Tholib r.a juga berkata, aku pernjq mendengar nabi s.a.w bersabda:LAUW ANNA IMROATAN THOBAKHOT TSADYAIHAA WA ATH'AMATHUMAA ZAUWJAHAA MAA ADDAT KHAQQOHU."Seandainya seorang perempuan itu mau memasak kedua teteknya(susunya), dan ia beri makan suaminya dgn kedua tetek itu, niscaya ia (masih di anggap) belum memenuhi haknya".Mu'awiyyah bin abi sufyan r.a juga berkata, aku pernah mendengar rosulullah bersabda:AYYUMAAMROATIN AKHODZAT MIN MATAA'IN ZAUWJIHAA SYAIAN ILLA KAANA 'ALAIHAA WIZRU SAB'IINA SAARIQOO."Wanita siapapun yg berani mengambil sebagian harta suaminya (tanpa izin) niscaya di bebankan kepadanya dosa 70 orang pencuri".Dan Tamim ad-dari r.a berkata aku mendengar nabi s.a.w bersabda:AYYUMAMROATIN QOOLAT LIZAUWJIHA MAA LAKA? LA YAQBALULLAAHU 'UDZROHAA YAUMAL QIYAAMAH."Wanita siapapun (tak pandan bulu) yg berkata kepada suaminya: "Mengapa kau lancang begitu? (menanyakan ssuatu atau menyanggah dengan menanyakan alasan dgn cara yg kasar sehingga menusuk perasaannya)". Maka kelak di hari kiamat allah tidak sudi menerima alasan perempuan tersebut".Abdullah bin Abbas r.a berkata, aku mendengar nabi s.a.w bersabda AYYUMAMROATIN KAANA LAHAA MAALUN FATHOLABAHU MINHAA ZAUWJUHA FAMANA'ATHU MINHU ILLAA MANA'AHAALLAHU YAUMALQIYAAMATI MAA 'INDAHU"Wanita siapapun yg memiliki harta lalu suaminya memintanya, lalu ia mencegahnya (menolak) niscaya allah kelak di hari kiamat mencegah (memberikan kepadanya) segala yang ada di sisi-Nya".Abdullah bin Mas'ud r.a berkata, aku mendengar nabi s.a.w bersabda:AYYUMAMROATIN KHOONAT ZAUWJAHAA FII BAITIHAA AUW FIROOSYIHI ILLAA ADKHOLALLAAHU 'ALAIHA FII QOBRIHAA SAB'IINA ALFA KHAYYATIN WA'AQROBIN YALSA'UNAHAA ILAA YAUMIL QIYAAMAH."Wanita manapun berani menghianati suaminya di rumahnya dan di tempat tidurnya, niscaya allah memasukkan kepadanya (sewaktu ia berada) didalam kuburnya 70ribu ular dan binatatang kala untuk menyengatnya hingga sampai datang hari kiamat".Amer bin ash r.a berkata: aku pernah mendengar nabi s.a.w bersabda:AYYUMAMROATIN KHOONAT ZAUWJAHA FII FIROOSYIHI ILLAA ADKHOLAHAALLAAHUN NAARO WAYAKHRUJU MIN FAMIHAAL QOIKHU WADDAMU WASH SHODIID"Wanita manapun berani mengkhianati suaminya di tempat tdrnya, niscaya allah memasukkanya ke nerakah sementara dari mulutnya keluar nanah & darah".Anas r.a juga berkata, aku mendengar rosulullah s.a.w bersabda:AYYUMAMROATIN WAQOFAT MA'A GHOIRI ZAUWJIHAA WAYAKUUNU GHOIRO DZI MAKHROMIN MINHA ILLAA AUWQOFAHAALLAAHU 'ALAA SYAFIIRI JAHANNAMA WAYUKTABU LAHAA BIKULLI KALIMATIN ALFU SAYYIAT"Wanita manapun dimana ia berdiri berdampingan dgn laki2 yg bukan suaminya lagi bukan muhrimnya, niscaya allah jadikan ia berdiri di tepi neraka jahannam, dan baginya jg di catat amal setiap kata, seribu perbuaatan kejahatan".Abdullah bin Umar r.a berkata, aku pernah mendengas nabi s.a.w bersabda: AYYUMAMROATIN KHOROJAT MIN BAITI ZAUWJIH ILLA LA'ANAHA KULLU ROTHBIN WAYAABISIN."Wanita manapun dimana ia keluar dari rumah suaminya (tanpa izin), niscaya ia di laknat oleh segala benda yg basah dan benda yg kering".Tholkhah bin Abdullah r.a berkata, aku mendengar nabi s.a.w bersabda:AYYUMAMROATIN QOOLAT LIZAUJIHA, MAA ROAITU MINKA KHOIROON QOTH, ILLAA AAYISAHAALLAAHU MIN ROKHMATIH"Wanita manapun dimana ia berucap kepada suaminya dengan kata2 "aku tak pernah melihat engkau berbuat baik (kepadaku)" niscaya ia akan dijadikan oleh allah manusia yg terhindar dari rahmat-Nya".Zubair bin awwam r.a berkata,aku mendengar rosulullah s.a.w bersabda:AYYUMAAMROATIN ISYTAGHOLAT BI IDZAAYATI ZAUJIHA KHATTAA YUTHOLLIQUHAA FA'ALAIHA 'ADZAABULLAH."Wanita manapun dimana ia sibuk (slalu) melakukan tindakn yg menyakitkan suaminya, sehingga sang suami mengucapkan ucapan talak kepadanya, niscaya ia akan mendapatkan siksaan dari allah".Sa'ad bin Abu waqqash r.a berkata:aku mendengar rosulullah bersabda:AYYUMAMROATIN KALLAFAT ZAUWJAHA FAUQO THOQOTIHI ILLAA 'ADZABAHAALLAAHU MA'AL YAHUUDIYA WAN NASHOOROO."Wanita manapun, dimana ia memaksa suaminya (melakukan sesuatu) di atas kemampuan suaminya niscaya allah menimpakan siksaan kepadanya bersama orang2 yahudi & nasrani".Sa'ad bin Musayyab r.a berkata: rosulullah s.a.w bersabda:AYYUMAM ROATIN THOLABAT ZAUWJAHA SYAIAN WAHIYA TA'LAMU ANNAHU LAA YAQDIRU 'ALAIHI ILLAA THOLABAHAALLAAHU YAUMALQIYAAMATI BI IMTIDAADIL 'ADZAAB."Wanita manapun dimana ia menuntut kepada suaminya untuk di beri sesuatu, padahal ia sadar bahwa suaminya tdk mampu melakukanya,niscaya allah kelak di hari kiyamat akan menuntu kepadanya dengan di perpanjang siksaanya".Abdullah bin Amr berkata: aku mendengar rosulullah bersabda:AYYUMAMROATIN 'ABASAT FII WAJHI ZAUWJIHAA ILLAA JA AT YAUMALQIYAAMATI MUSWADDATAL WAJHI ILLAA AN TATUUBA WATARJI'A."Wanita manapun di mana ia berwajah (berpenampilan)musam di hadapan suaminya, niscaya kelak di hari kiamat wajahnya menjadi hitam, kecuali ia bertaubat dan kembali bersikap baik".Abu Ubaidah bin jarrah r.a mendengar rosulullah s.a.w bersabda:AYYUMAMROATIN AGHDLOBAT ZAUWJAHAA WAHIYA DHOLIMATUN AUW GHODZIBAT 'ALAIHI LAM YAQ BALILLAHU MINHAA SHIRFAA WALAA 'ADLAA."wanita manapun,dimana ia membuat suaminya marah karena tindakanya yg dholim, atau ia marah kepada suaminya,maka allah tdk akan menerima dr padanya ibadah fardlu dan ibadah sunahnya".Abdullah bin mas'ud r.a berkata, aku pernah mendengar rosulullah s.a.w bersabdaLA'ANALLAHUL MUSAWWIFAAT, QIILA, WAMAL MUSAWWIFAATU YA ROSULALLAAH? QOOLA ALLATII YADU'UUHAA ZAUWJUHA ILAAL FIROOSYI FATUSAWWIFU LAHU WA TASYTAGHILU 'ANHU KHATTA YAGHLIBAHUN NAUM."Allah melaknat perempuan yg menangguhkan permintaan suaminya,Salah seorang sahabat bertanya "Apakah yg di maksudkan menangguhkan itu ya rasulallah?"Rosulullah s.a.w menjawab: "yaitu perempuan yg sewaktu di ajak untuk melayani suaminya di tempat tidur, lalu permintaan sang suami itu di tangguhkan dan ia brupaya mengesampingkan permintaan suaminya,hingga sampai (akhirnya) sang suami itu tertidur".Abu Hurairah r.a berkata, aku mendengar rasulullah bersabda:AYYUMAMROATIN NADHOROT FI WAJHI ZAUWJIHAA WALAM TADLKHAK FAINNAHAA LAA TAROOL JANNATA ABADAA.ILLA AN TATUUBA WATARJI'A WAYARDLOO 'ANHA ZAUJUHAA"wanita manapun dimana ia memandang wajah suaminya dengan tidak menampakkan keceriaannya, maka ssungguhnya ia tdk akan melihat surga selama2nya, kecuali jika ia bertaubat dan kembali ceria dan suaminya pun suka padanya".Salman al-Farisi r.a berkata aku mendengar rasulullah s.a.w bersabda:AYYUMAMROATIN TUTHOYYIBU WATATAZAYYANU WATAKHRUJU MIN BAITIHA ILLA KHOROJAT FI GHODLOBILLAH WASAKHOTIHI KHATTA TARJI'A ILAA BAITIHAA"wanita manapun dimanapun ia memakaki parfum (wangi2an) dan berdandan molek untuk keluar rumah.miscaya ia keluar dengan mendapat kemurkaan allah sehingga ia kembali ke rumahnya".Bilal bin Hamamah r.a berkata, aku mendengar rasulullah s.a.w bersabdaAYYUMAMROATIN TUSHOLLII WATASHUUMU BI GHOIRI IDZNH ZAUWJIHAA ILLAA KAANAT SHOLAATUHA WA SHIYAAMUHAA LIZAUWJIHAA WA'ALAIHAAL ITSMU."Wanita manapun dimana ia mengerjakan solat (sunnah) dan berpuasa (sunnah) tanpa seizin suaminya,ssungguhnya pahala solat dan puasa itu untuk suaminya,dan ia menanggung beban dosa".Bilal bin Hamamah r.a jg berkata, aku mendengar rosulullah s.a.w bersabda:AYYUMAMROATIN AGHDLOBAT ZAUWJAHAA LAAYAQBALULLAAHU MINHA SHOLATAN WALAA SHIYAAMAA ILLAA ANTATUUBA WATARJI'."Wanita manapun dimana ia membuat diri suaminya marah, maka allah tdk akan menerima dari padanya sholat dan tidak pula puasanya kecuali ia telah bertaubat dan kembali berperilaku baik".Abu Darda' r.a berkata, aku mendengar rasulullah bersabda:AYYUMAMROATIN AFSYAT SIRRO ZAUWJIHA ILLA FADLDLOKHAHAALLAAHU YAUMALQIYAAMATI 'ALAA RU UUSIL KHOLAAIQI WAFADLDLOKHAHAA FIDDUNYA QOBLAL AKHIROT."Wanita manapun yg menyebar luaskan rahasia suaminya, niscaya allah kelak di hari kiamat membuka aibnya di hadapan para mahluk (manusia). Dan allah juga membuka aibnya sewaktu masih di dunia,yaitu sblm ia mengalami hdp di akhirat".Abu Sa'id al-Hudzri r.a berkata, aku pernah mendengar rosulullah bersabda:AYYUMAMROATIN NAZA'AN TSIYAABAHAA FII GHOIRI BAITI ZAUWJIHAA ILLAA KAANA WIZRU JAMII'IL MAUTAA 'ALAIHAA WALAA YAQBALULLAAHU MINHAA SHIRFAA WALAA 'ADLAA."wanita manapun dimana ia melepaskan pakaianya di slain rumah suaminya (secara tidak senonoh) niscaya ada pada dirinya beban dosanya org2 yg tlh mati, dan allah juga tidak akan di terima ibadah fardlu dan ibadah sunnahnya".Abbas bin abdul muthalib r.a berkata. Aku mendengar rosulullah s.a.w bersabdaUTHTHULI'TU 'ALAAN NAARI FAROAITU AKTSARO AHLIHA ANNISAA'. WAMAA DZAAKA ILLAA MIN KATSROTI 'ISHYAANIHINNA LIAZWAAJIHINNA."Aku pernah diperlihatkan keadaan neraka,maka yg saya ketahui sebagian besar penghuninya adalah kaum wanita, dan yg demikian itu tak lain kreoa seringnya kaum wanita itu mendurhakai suaminya".Abbas bin Abdul mutholib juga berkata, aku mendengar rosulullah s.a.w bersabda:MIN 'ALAAMATI RIDLOOLLAAHI TA'ALAA 'ANIL MAR'ATI AN-YARDLOO 'ANHAA ZAUWJUHA."Diantara tanta keridloan allah yg ada pada seorang wanita adalah manakala suaminya ridlo padanya"._____________________________Sumber: kitab Qurotul uyun
Rabu, 30 April 2014
Obat hati
Tips Cara Menghilangkan Penyakit Hati - Iri, Dengki, Fitnah, Hasut, Prasangka Buruk, Berkhianat, Dll
Berbagai jenis-jenis atau macam-macam penyakit hati telah dijelaskan padatulisan / artikel lalu seperti iri hati, dengki, hasud, su udzon, khianat, dan lain sebagainya. Penyakit-penyakit ini apabila tidak ditangani dan ditanggulangi dengan baik bisa berakibat buruk pada diri kita. Seperti halnya sakit pada organ tubuh / fisik kita, penyakit hati yang berupa sifat perilaku buruk bisa diobati / disembuhkan dengan obat hati.Berikut ini adalah beberapa obat untuk menyembuhkan penyakit hati kita :1. Tidak Banyak BicaraTerlalu banyak bicara dapat membuat hati kita menjadi keras. Berbicaralah yang tidak penting secukupnya dan hindari menjadi orang yang omong besar, omdo / omong doang, pembual, tukang bohong, ghibah, ngerumpi, dan lain sebagainya. Banyak bicara dalam kebaikan boleh-boleh saja seperti untuk mengajar, petugas pelayanan, ngobrol biasa dengan teman, tetangga, keluarga, dan lain sebagainya.2. Menjaga Emosi Dan NafsuEmosi dapat membuat hidup menjadi tidak tenang. Oleh karena itu kita sebaiknya selalu menjaga emosi kita agar tidak menjurus ke penyakit hati. Beberapa contoh nafsu yang harus kita tundukkan antara lain seperti nafsu akan harta, nafsu seks, nafsu makan, nafsu jabatan, nafsu marah, nafsu mewujudkan impian, dan lain sebagainya. Salah satu cara untuk melatih emosi dan nafsu kita adalah dengan melakukan ibadah puasa, baik puasa sunah maupun puasa wajib ramadhan.3. Selalu Mengingat Allah SWTAda beberapa cara untuk dapat selalu mengingat Allah SWT yaitu seperti dengan rajin sholat baik sholat wajib lima waktu, shalat tahajud, sholat dhuha, solat malam, dan lain-lain. Selain itu zikir, doa dan mengaji atau membaca al-qur'an juga dapat menghindarkan kita dari penyakit hati. Diharapkan dari mengingat Allah SWT kita menjadi takut atas ancaman Allah SWT jika kita melakukan dosa yang disebabkan oleh penyakit hati dan perbuatan maksiat.4. Bergaul Dengan Orang Saleh / SolehDengan berteman dengan orang-orang yang penuh dengan penyakit hati hanya akan menulari kita dengan penyakit-penyakit itu sehingga kita akan semakin jauh dari Allah. Salah pergaulan juga dapat menambah dosa akibat perbuatan maksiat yang baik disadari atau tidak telah kita lakukan. Lain hal apabila kita bergaul dengan orang shaleh yang selalu menjaga dan membatasi diri dalam pergaulan agar mereka tidak terjerumus dalam maksiat.Semoga anda selalu terhindar dari penyakit hati, serta masalah yang disebabkan olehnya.
agama adalah nasehat
Agama itu Nasehat
Keutamaan Menjaga Lisan dan Buah Hasilnya
Banyak orang merasa bangga dengan kemampuan lisannya (lidah) yang begitu fasih berbicara. Bahkan tak sedikit orang yang belajar khusus agar memiliki kemampuan bicara yang bagus. Lisan memang karunia Allah yang demikian besar. Dan ia harus selalu disyukuri dengan sebenar-benarnya. Caranya adalah dengan menggunakan lisan untuk bicara yang baik atau diam. Bukan dengan mengumbar pembicaraan semau sendiri.Orang yang banyak bicara bila tidak diimbangi dengan ilmu agama yang baik, akan banyak terjerumus ke dalam kesalahan. Karena itu Allah dan Rasul-Nya memerintahkan agar kita lebih banyak diam. Atau kalaupun harus berbicara maka dengan pembicaraan yang baik. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar.” (Al-Ahzab: 70)Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalambersabda:“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Al-Imam Al-Bukhari hadits no. 6089 dan Al-Imam Muslim hadits no. 46